Sebetulnya ini cuma proyek kurang kerjaan di sekolah. Akhirnya tercetus buat bikin artikel khayalan tingkat tinggi ini. Enjoy :))
Pagi hari aku mengawali hari sama seperti hari-hari biasanya. Aku bangun pagi, mandi, dan berangkat ke sekolah. Tetapi pagiku berubah total setelah ada seorang murid baru dikelasku. Bu Melodypun datang dengan cewek yang yang maniiisss banget. "Blasteran Jepang nih kayaknya" gumamku. Ternyata dugaanku salah. Murid baru itu ternyata benar-benar orang Jepang. "Halo, namaku Rena Nozawa. Salam kenal!" Katanya dengan bahasa Indonesia yang tertatih-tatih, manisnyaaaa :)) "Emm, kamu duduk di situ ya?" Kata Bu Melody sambil menunjuk ke arah bangkuku yang kosong. "Kamu tidak keberatan kan Mus?" Tanya Bu Melody padaku. "Eeh, nggak bu, gak papa" tanya Bu Melody membuyarkan lamunanku, tiba-tiba mukaku mendadak merah. "Permisi" kata Rena. Uh, kalo lagi sepi mungkin aku udah step disini :D. Tiba-tiba Rena membuka kamus Indonesia-Jepang "Boleh, saya, meminjam, buku, ini?" Katanya dengan bahasa Indonesia yang masih tertatih-tatih. "Boleh silahkan" jawabku. Aku harus jaga image "tsundere"ku kalo di depan cewek. Semakin lama mukanya semakin dekat dan semakin dekat. Duh, jangan melihatku terus!!
***
Pelajaran Bu Melodypun selesai. Saatnya istirahaatt!! Ketika aku membuka laptopku untuk menulis tiba-tiba tanganku ditarik keluar oleh Ochi, temanku sejak kecil. "Pelajaran yang tadi pasti gak ada yang masuk tuh!!" Katanya sambil marah "Eeh, siapa bilang!?" Jawabku gugup. "Tauk ah!!" tiba-tiba dia berlari menuju kelas. Waduh, dia marah lagi!! Seketika langsung kukejar dia. "Eh, main PES yuk" ajaknya sambil membuka laptopku. Euh, dasar bocah azzeekk!!
***
Karena keasikan main PES, aku jadi lupa untuk ke perpustakaan. Segera kutinggalkan Ochi dan bergegas untuk ke perpustakaan. Tampak seorang cewek yang cantiikk banget. Dia adalah Veranda. Kakak kelasku yang aku kagumi. "Ah, itu dia masih ada" gumamku. Akupun berpura-pura baca Official Guide Book JKT48 di perpustakaan. Padahal pandanganku terus memerhatikan kak Ve. Tiba-tiba, pandangan kami bertemu!! Waduh gawat, dia tersenyum padaku! "Perasaan sering banget kamu ke perpus. Seneng baca ya?" Tanyanya sambil duduk disebelahku "I, iya kak" jawabku gugup. Padahal sebenarnya aku ke perpus buat bertemu kamu kak :)).
***
Setelah aku masuk kelas, adikku Nabilah mengintip dari pintu kelasku. "Kakaaakkk, nah ini dia dicari-cari, kemana aja sih? Nih bekalnya, silahkan!!" Cerocosnya. Memang adikku perhatiaann banget, tapi kalo udah ngomong pasti panjang lebar dan kecepatan ngomongnya bisa melebihi kecepatan nge-rapnya Eminem. "Hehehe, makasih adikku yang cantik jelitaa" kataku sambil ki cubit pipinya. "Ah kakak ngegombal. Oh, ya, tadi pas aku kesini, aku lari-lari ngikutin kakak jadi jatoh deh di balkon. Kalo bekalnya berantakan jangan marah ya kak. Janji ya??" Cerocosnya. "Iya deh gak papa" jawabku karena tak tau apa yang harus aku katakan lagi.
***
Duh aku kalah suit hari ini, jadi aku bawa alat olahraga sendirian deh. Mana bejibun lagi! Ketika aku membuka pintu GOR, aku melihat Kinal teman sekelasku lagi juggling bola. Dia tampak hebat mengolah bola itu. Tiba-tiba bolanya ditendang ke tiang dan mengarah padaku. "Tolong tendangin dong!" Katanya. Akupun menendang bola itu dan masuk ke gawang! "Beuh, jago juga maen bola. Bisa juggling gak?" Tanyanya menantangku "Bisa dong" jawabku seakan menerima tantangan dari seorang jendral (lah emang dia jendral). Akhirnya akupun bermain bola sama Kinal. "Panas ya? Nih minum!" Katanya sambil nyodorin minum yang abis dia minum. Beneran?? O.o
***
Karena keasikan maen bola. Akupun lupa buat masuk ke kelas tambahan Bu Melody. Akupun bergegas menuju kelas, Masih pake jersey Milan pake nama Anonymus nomer 48. Tampak Bu Melody sudah menunggu sambil menulis beberapa materi yang akan dia ajarkan. "Kamu kemana aja? Ayo masuk!" Aku memang punya kelas matematika yang menurutku sangat sulit. Tapi kalo diajarin private sama Bu Melody mungkin semua rumus bakal nyerep ke otak :D. "Ayo, kamu pasti bisa. Kamu kan mau ke Milan, jadi harus rajin belajar!" Ceramah Bu Melody. "Siap bu!" Jawabku tegas.
***
Pelajaran tambahan selesai. Saatnya pulaaanngg!! "Kakaakkk, pulang bareng yuk!!" Kata adikku yang tiba-tiba menghampiriku. "Suka buku ini gak?" Tanya kak Ve sambil mengajak untuk pulang bareng. "Mus, pulang bareng yuk, sekalian ngelanjutin tadi main PES" ajak Ochi. "Ntar ikut futsal gak? Sekalian pulang bareng yuk" kata Kinal. "Aku gak tau jalan, boleh minta tolong antarkan aku pulang?" kata Rena dengan bahasa Indonesianya yang tertatih-tatih. "Mus, bisa antarkan ibu ke toko buku?" Ajak Bu Melody. Katena bingung+gugup akupun menolak ajakan mereka semua dan pulang sendirian.
Gimana? Gak jelas kan? Hehe, maklum gak jago bikin fanfict. Makasih ya udah baca! Arigatou :))
(©Anonymous48Project)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar