Mungkin ini hanya sedikit tanggapan tweet Ochi beberapa bulan yang lalu.
***
Mungkin buat kalian yang ngefollow twitter Ochi maupun pernah baca ketika beberapa fanbase ngeretweet tweet Ochi yang sebetulnya cukup nyeleding JOT.
"Jelas dums saya milih yang 1 bulan bikin Ochi seneng, daripada 1 tahun bikin Ochi tersiksa :')" @ochi_24
Mungkin di postingan ini gua bakal sedikit menjawab tweet tersebut. Bukan gua sok memanage JKT48 maupun sok jadi JOT, sekali lagi, gua cuma Oota biasa yang mau menjawab tweet Ochi tersebut.
Gua mau nanya dulu sebentar ke Ochi.
Dear, Ochi yang dulunya gua puja-puja, sebetulnya siapa yang nyuruh Ochi masuk JKT48?
Buat apa Ochi masuk JKT48 kalo ternyata "disiksa" sama management?
Apa Ochi bakal dapet pengalaman yang banyak jika tidak masuk JKT48?
Apa Ochi bakal ke Jepang kalo nggak ikut JKT48?
Apa Ochi bakal punya stage sendiri kalo sama si Gapin?
Dan satu lagi, apa Ochi bakal punya fans yang begitu setia (termasuk gua) sama Ochi kalo Ochi nggak masuk JKT48?
Coba, bayangin kalo di Indonesia nggak ada JKT48, apa Ochi bakal ke Tokyo dome? Apa Ochi bakal ke Super Saitama Arena? Apa Ochi bakal dikenal orang banyak?
Semoga postingan gua dibaca sama Ochi, amin :)
***
Thank you for read my article, make sure you have read the last post, and the last-last post, and I'll see you guys next... chapter :) Ciao!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar